Tampilkan postingan dengan label Qolbu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Qolbu. Tampilkan semua postingan

12 November 2009

QALBU YANG BERPENYAKIT

ALLAH Azza wa Jalla berfirman:
"...dalam qalbu mereka ada penyakit maka Allah Subhanahu wa Ta'ala tambahkan pada mereka penyakitnya." (Al Baqarah: 10)

Dalam ayat lain: "...sehingga berkeinginanlah orang-orang yang dalam qalbunya ada penyakit." (Al Ahzab: 32)

Jika qalbu sakit, akan rusak niat dan penilaiannya. Penilaiannya rusak sehingga menilai sesuatu dengan syubhat, akhirnya tidak mampu melihat yang hak atau melihat yang hak sebagai sesuatu yang batil.

QALBU YANG KERAS

ALLAH Subhanahu wa Ta'ala:
"Apakah orang yang Allah Subhanahu wa Ta'ala lapangkan dadanya untuk menerima agama Islam sehingga ia berada di atas cahya dari Rabbnya (sama dengan yang membatu qalbunya)? Maka celakalah bagi yang keras qalbunya untuk berdzikir kepada Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata." (Az Zumar: 22)

Jika qalbu itu keras, maka akan hilang kelembutan dan kasih sayang serta kekhusyu'an dari qalbunya.

QALBU YANG SEHAT

DIJELASKAN oleh para ulama bahwa qalbu yang sehat itu adalah qalbun salim yang tidak akan selamat seorangpun di hari kiamat kecuali yang datang dengan membawanya. Allah berfirman:
"Di hari yang tidak bermanfaat harta atau anak kecuali yang datang dengan qalbun salim." (Asy Syu'ara: 88-89)

Demikian juga Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memuji Nabi Ibrahim 'alahis salam karena memiliki qalbun salim:
"...Sungguh di antara golongannya (Nuh) adalah Ibrahim (ingatlah) ketika datang kepada Rabbnya dengan qalbu yang selamat." (Ash Shafat: 83-84)
yaitu yang selamat dari keyakinan-keyakinan atau keinginan yang rusak,

06 November 2009

HAKEKAT HATI MANUSIA

SESUATU yang paling mulia pada manusia adalah hati. Karena sesungguhnya hatilah yang mengetahui Allah, yang beramal untuk-Nya, dan yang berusaha menuju kepada-Nya. Anggota badan hanya menjadi pengikut dan pembantu hati, layaknya seorang budak yang membantu raja. Barangsiapa mengetahui hakekat hatinya, ia akan mengetahui hakekat Rabb-Nya.